translate this page

Translate Widget by GM IQBAL_LOVERS

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sabtu, 18 Juni 2011

Stephen William Hawking Ungkap Rahasia Alam Semesta

Stephen William Hawking, CH, CBE, FRS adalah ilmuwan dengan sejuta kejutan-kejutan yang membuat sebagian orang berdecak kagum, namun tidak sedikit yang mengeryitkan dahi. Terkenal dengan penemuan Lubang Hitam, Hawking juga sering melontarkan pernyataan ilmiah yang cukup mengejutkan.

Beberapa teori ilmiahnya yang cukup kontroversial tentu saja berkaitan dengan alam semesta, ilmu yang digelutinya tersebut. Teori-teori yang mengundang pro dan kontra terjadi dalam beberapa tahun terakhir, yang dirangkum dalam berbagai sumber.


Tuhan itu tidak ciptakan alam semesta

Pernyataan ini dituangkan Stephen Hawking bukunya yang berjudul 'The Grand Design'. Buku ini diluncurkan pada tanggal 9 September 2010, namun sudah menjadi perbicangan di toko online Amazon.com

Menurut Hawking dalam bukunya, bahwa dengan adanya hukum gravitasi, semesta bisa dan akan tercipta dengan sendirinya dari ketiadaan. Tidak perlu melibatkan Tuhan untuk mencipta dan menggerakkan alam semesta.

Dalam buku The Grand Design, Hawking mengangkat “M-Theory“, sebuah bentuk dari teori dawai yang dipercayainya sebagai pamungkas untuk menjelaskan penciptaan alam semesta ini. Hawking memang menggunakan rumusan-rumusan Fisika, namun beberapa pembacanya bisa dengan memudah menelaahnya.

Pernyataan Hawking ini tentu saja mendapatkan protes dari para pemuka agama di seluruh dunia, namun ilmuwan yang mengalami keterbatasan fisik tersebut tetap pada pendiriannya.

Alien itu memang ada

Hawking dalam sebuah episode “Into the Universe with Stephen Hawking,” yang ditayangkan perdana bulan April 2010 dalam Discovery Channel mengatakan bahwa Alien itu memang ada.

Dia mengatakan sebuah peradaban luar bumi penjelajah antariksa dapat berkeliling alam semesta dalam pesawat antariksa raksasa untuk mencari bahan vital setelah mengkonsumsi sumberdaya alam dunia mereka. Artinya, Alien termasuk mahluk yang nomaden atau sering berpindah tempat untuk mencari sumber daya alam yang mereka inginkan.

Bila bentuk kehidupan alien yang cerdas ada di keluasan antariksa, mereka mungkin bukan tetangga kosmik yang bersahabat yang dicari penduduk Bumi.

Di acara Discovery itu dia dengan percaya diri menyebut “Bila demikian, masuk akal bagi mereka untuk mengeksploitasi tiap planet baru untuk bahan membangun lebih banyak pesawat antariksa sehingga mereka dapat bergerak lebih jauh. Siapa yang tahu batasannya?”

Dengan teori Fisika yang dimilikinya dia menyebutkan,  alien dapat mampu menyedot energi surya untuk membuka sebuah lubang cacing di antariksa untuk bergerak ke bagian jauh alam semesta.

Manusia bisa menjelajah masa depan

Masih dalam acara untuk Discovery, manusia, menurut Hawking, bisa menjelajah waktu hingga jutaan tahun ke masa depan untuk mengisi dan memulai lagi peradaban Planet Bumi yang telah hancur lebur.

Dia percaya akan ada pesawat penjelajahan luar angkasa yang bisa terbang lebih cepat dari kecepatan cahaya. Satu hari penjelajahan di luar angkasa sama dengan satu tahun di Bumi.

Sebagai landasan teorinya, Hawking memakai pendekatan ilmuwan, Albert Einstein yang mengatakan, ketika sebuah obyek mempercepat geraknya di sebuah ruang, waktu akan melambat di sekitar obyek tersebut. Ini juga berarti, teori Hawking hanya bisa diaplikasikan untuk menjelajah masa depan.

Namun begitu, Hawking tidak percaya manusia dapat pergi ke masa lalu. Karena itu adalah sesuatu yang tak masuk akal. Sebab, kata Hawking, itu merusak aturan fundamental yakni, 'sebab datang lebih dulu sebelum akibat'.

Surga itu hanya dongeng

Ini adalah pernyataan Hawking yang paling baru dan tetap kontroversial. Dia menyebut pada dasarnya surga dan kehidupan setelah kematian adalah karangan bohong dari orang-orang yang sebetulnya takut mati. Karena merujuk dari ilmu pasti yang dimiliki, sebetulnya otak akan berhenti bekerja ketika sudah mati.

"Bagi saya otak itu seperti komputer yang akan berhenti ketika komponennya rusak. Tidak ada surga atau kehidupan setelah mati bagi komputer-komputer yang rusak. Itu hanya cerita bohong bagi orang yang takut kegelapan," katanya...

Ini semakin memperkuat teorinya bahwa, alam semesta ini dibuat tanpa campur tangan Tuhan. Karena keberadaan alam semesta sudah ada dan bisa berjalan dengan sendirinya.

Hawking memang tak peduli lagi pendapat orang tentang dirinya. Hawking mengatakan semakin tua, ia peduli tentang apa yang dipikirkan orang-orang tentang teori. Bahkan tak khawatir disebut gila.

"Meski aku tak bisa bergerak dan hanya bisa bicara melalui komputerku. Tapi, pikiranku bebas, bebas untuk mengekplorasi alam semesta dan mempertanyakan pertanyaan besar, apakah penjelajahan waktu itu mungkin? Bisakah kita membuka portal ke masa lalu atau menerobos ke masa depan," katanya. (okezone)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar