translate this page

Translate Widget by GM IQBAL_LOVERS

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 09 Juni 2011

Tempat Tinggal Alien Ditemukan di Mars

David Martines, seorang yang menyebut dirinya sebagai "astronot belakang meja", mengklaim menemukan struktur persegi panjang mencurigakan di permukaan Mars menggunakan layanan Google Mars. Temuan ini kini menyebar secara viral di YouTube.

"Saya menyebut struktur ini sebagai Stasiun Bio Alpha dan saya menganggap ada yang hidup di dalamnya atau setidaknya pernah hidup di sana," ujar Martines hari ini.

Struktur yang dianggap sebagai bangunan itu berbentuk memanjang, berwarna putih, dan terkotak-kotak. Bangunan sendiri berada pada koordinat 49' 19,73" llintang utara dan 29 33' 06,53" bujur barat, berukuran panjang 213 meter dan lebar 45 meter. Martines menambahkan, bentuk struktur berupa tabung.

Temuan bangunan yang dianggap sebagai tempat tinggal alien ini mendapat penolakan dari ahli antariksa. Struktur berwarna putih tersebut lebih mungkin diakibatkan cacat pada gambar akibat gangguan partikel luar angkasa.

"Kelihatannya seperti artefak lurus yang diakibatkan sinar kosmik," ujar ahli geologi keplanetan dari Lunar and Planetary Lab at the University of Arizona, Alfred McEwen.

McEwen adalah kepala investigasi pada proyek pengindraan permukaan Planet Mars melalui High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE). Pria ini terbiasa menelaah data foto permukaan Planet Merah dan kerap menemukan cacat gambar seperti yang ditemukan Martines.

Dari pengalaman tersebut, McEwen meyakini bahwa artefak putih tersebut muncul akibat sinar kosmik jatuh ke cip kamera saat sedang mengambil foto pada koordinat lokasi yang dimaksud. Akibatnya, selain merekam permukaan Mars, kamera juga ikut merekam jejak lintasan partikel kosmik. "Lalu gambar dikompresi sehingga artefak tersebut tercetak kekotak-kotakan," jelas dia.

Ada pelajaran yang bisa diambil dari penemuan struktur mencurigakan ini. Menurut McEwen, Google seharusnya menyertakan informasi dari satelit mana sebuah foto pada Google Mars diambil. Dengan demikian, orang-orang yang penasaran seperti Martines dapat menelusuri gambar mentah dari sumber terpercaya sebelum mengidentifikasi gambar. (tempo)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar